Tuesday, November 1, 2011

Monday, October 31, 2011

Hijab Statement (Part 1)

Post ini berisikan foto-foto yang menampilkan gaya berjilbab saya :p (Part 1). Semoga menginspirasi bagi yang membaca yah..(Amien :p )












Sorry du mori kalau kualitas gambarnya sangat buruk yah. Maklum dari hp soalnya..



*Salam-Jilbab*

Sunday, October 30, 2011

Kucinta kamu, DAUN BAWANG!

Assalamualaikum... :)

Dari sekian jenis sayuran, yang saya GILAI, daun bawang termasuk di dalamnya. Ah sudahlah tidak usah diungkapkan, mengapa saya begitu mencintai si DAUN BAWANG.

Kiri bawah itu tangan saya kok, jadi fotonya asli milik saya:(

Kalau bisa makan apapun saya taburi dengan DAUN BAWANG. Kapan2 tak posting yoo, foto-foto makanan saya menggunakan si DAUN BAWANG hihihiii..

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------

Sayuran yang satu ini sering dipakai sebagai taburan mi ayam, sup, bakso kuah atau isian martabak. Harganya juga tidak mahal. Aromanya yang wangi dan rasanya yang renyah membuat daun yang satu ini banyak disukai orang. Ternyata, sayuran yang satu ini juga kaya nutrisi lho!

Seperti namanya, daun bawang, daun yang satu ini memiliki aroma yang sama dengan bawang-bawangan. Karena itu sayuran yang satu ini sering berfungsi sebagai penyedap dan pelengkap anaeka masakan. 

Bentuknya  bulat panjang menyerupai pipa dan bagian ujungnya meruncing. Warna batang bagian bawahnya putih dan daunnya berwarna hijau tua. Bagian yang paling penting daun bawang yang dapat dikonsumsi adalah daun yang masih muda dan batang semu yang berwarna putih.

Daun bawang yang bernama latin Allium Fistulosum ternyata memiliki sejumlah khasiat bagi kesehatan. Karena daun ini mengandung  unsur-unsur aktif yang memiliki daya bunuh bakteri (sebagai antibiotik) serta dapat merangsang pertumbuhan sel tubuh, memiliki kandungan vitamin A dan C tinggi, kalsium, protein, lemak, karbohidrat, serat dan kalori yang cukup. 

Selain itu daun bawang juga berkhasiat menghilangkan lendir dalam kerongkongan, menyembuhkan reumatik, dan kurang darah. Tentu saja daun bawang harus dikonsumsi dalam jumlah yang cukup agar terasa manfaatnya.

Sayuran ini selain harganya relatif murah juga mudah sekali busuk. Karena itu, jika membeli dalam jumlah banyak, bersihkan daun bawang, biarkan akar serabutnya lekat lalu bungkus dengan plastik atau kertas. Simpan dalam lemari es. Dengan cara ini daun bawang bisa tahan disimpan hingga seminggu. Untuk mendapatkan aroma harumnya, potong atau iris daun bawang dan taburkan segera pada makanan.



Link : http://www.detikfood.com/read/2010/10/08/115340/1458966/482/daun-bawang-taburan-yang-bergizi

Wassalam

*Salam-Jilbab*

Bubur Ayam 'Memori'

Assalamualaikum...:)

Siang itu (29/10), nyokap ngajak kita mampir dulu ke rumah Meruya sebelum berangkat ke Puncak untuk merayakan ultah Nenek. Kedatangan nyokap kesana, hanya sekedar untuk mengecek rumah yang sedang direnovasi.

Berhubung nyokap bilang sebentar menengok rumah, saya, dan 2 adek (Izan dan Akbar) memutuskan untuk menunggu dalam mobil.

Senangnya bercampur terharu (hihhii lebay), muncullah bubur ayam langganan kita sejak kecil. Tanpa ba.bi..bu... kita langsung cegat si abangnya untuk memesan 2 porsi (kebetulan saya jg belum sarapan :p).

Bubur ayam ini memang paling simple yang pernah saya santap. Tapi mungkin karena punya memori, jadinya siang itu bubur tersebut terasa istimewa. Oh ya, semangkok bubur ini dihargai Rp7 ribu. Isinya terdiri dari, ayam, cakue, kacang, seledri, bawang goreng dan sesendok saus kacang yang pedas nya bikin ketagihan.

Penampakan si bubur ayam penuh memori itu :p

Izan (adik saya) tak kuasa melahap si bubur


Me :p

Mungkin kalian ada yang penasaran dengan 'tampilan' gerobak si abang penjual bubur itu. Foto di bawah ini yah --->>

Dari kecil saya salut banget sm si abang (yang saat mengetik saya lupa namanya..ampuuuunnnnn deh x_x). Kalau kalian mengira dia tinggal sekitaran Meruya, Jakarta Barat, is a BIG NO! Dia tinggal di Bekasi, dan setiap pagi (Senin-Minggu) berjualan di komplek Taman Meruya Ilir. Hmmm salut salutttt lah buang si abang satu ini. Semoga rejekinya lancar terus biar bisa menghidupi anak dan istrinya.

Baiklah, bubur ayam sudah habis dilahap, itu tandanya saya harus mengentikan tulisan ini. Daripada kelamaan ngalor ngidul :)


 Wassalam

*Salam-Jilbab*